Mediatama Prakarsa, Kesejahteraan - Di sudut-sudut negeri yang jauh dari gemerlap kota, guru desa berdiri sebagai pilar pendidikan sekaligus penjaga harapan.
Mereka mengajar di ruang kelas sederhana kadang berdinding papan, beratap seng, atau beralaskan tanah namun semangatnya tak pernah sesederhana fasilitas yang dimiliki.
Sebagian besar berstatus honorer, bahkan ada yang mengabdi di PAUD dengan insentif dari dana desa atau iuran warga.
Meski kesejahteraan belum sepenuhnya memadai, dedikasi mereka tak surut. Guru desa bukan hanya pengajar mata pelajaran, tetapi juga pengasuh moral, pembina karakter, hingga penenang jiwa bagi anak-anak yang tumbuh di lingkungan dengan berbagai keterbatasan.
Di tengah minimnya sarana, kreativitas menjadi senjata utama. Daun dan batu menjadi alat berhitung. Sawah dan sungai menjelma laboratorium alam. Cerita rakyat setempat disulap menjadi media pembelajaran literasi. Keterbatasan tak mematikan inovasi justru melahirkannya.
Lebih dari itu, guru desa sering memikul peran ganda. Pagi mengajar di kelas, sore mendampingi kegiatan remaja, malam membantu warga menyusun administrasi atau sekadar menjadi tempat bertanya. Sosoknya kerap menjadi rujukan moral sekaligus penggerak kegiatan sosial di masyarakat.
Kini, berbagai inisiatif seperti Gerakan Guru Penggerak Desa dan Gerakan Mengajar Desa menjadi napas baru pemerataan pendidikan.
Pelatihan dan peningkatan kapasitas mulai menyentuh para pendidik di pelosok.
Dampaknya perlahan terasa metode pembelajaran makin variatif, kepercayaan diri guru meningkat, bahkan peluang tambahan pendapatan mulai terbuka.
Namun tantangan tetap nyata: akses teknologi terbatas, jarak tempuh jauh, hingga status kerja yang belum pasti.
Di balik semua itu, guru desa tetap berdiri sebagai ujung tombak pendidikan memaksimalkan potensi lokal untuk memajukan desa.
Mereka mungkin tak sering tampil di panggung penghargaan. Tapi di mata anak-anak desa, guru adalah cahaya pertama yang membuka jendela dunia. (Wikipedia)
Follow Mediatama Prakarsa untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel
